terima kasih telah singgah di blog sederhana ini
Angin kencang sekali malam ini
Setelah gerhana siang tadi
Ikan-ikan entah kemana pergi
Meningkahi debur ombak
Yang sepertinya kian meninggi
Mengalahkan rasa sepi
Di hati
Angin kencang sekali malam ini
Entah sedang apa si nyai
Mungkin tertidur di balik sarung usang
Di atas sehelai tikar butut
Yang sudah lama sekali tak terganti
Mencoba membendung angin laut
Yang selalu menyusup
Lewat celah dinding papan
Yang kian melapuk
Atau mungkin tengah tenggelam
Dalam doa-doa hariannya
Pengusir sepi di usia kami yang semakin senja.

