Jumat, 29 Januari 2016

Renungan: HIKMAH SAKIT





terima kasih telah singgah di blog sederhana ini...

Lahir, sakit, mati, adalah peristiwa yang terjadi pada setiap manusia. Demikian pula Allah menjadi segalanya berpasangan timbal balik bergantian, sakit sehat, susah senang, lapang sempit, dan lain-lain. Hanya saja terkadang manusia menilai yang terjadi pada kehidupannya secara tidak seimbang, secara tidak adil. Misalnya kita hanya menganggap bahwa yang namanya nikmat itu hanya sehat, sedangkan sakit dianggap sebagai sesuatu yang bukan nikmat dari Allah.
Manusia tidak sadar bahwa Allah menjadikan segalanya ini tidak pernah sia-sia, selalu ada hikmah-hikmah di balik semua peristiwa.


sakit,semoga lekas sembuh,renungan,nyanyianprairi



HIKMAH SAKIT


Setidaknya ada beberapa hikmah di balik sakitnya manusia, dengan catatan ia sabar dan ridho dengan sakitnya:
  1. Dihapus/digugurkan dosa-dosanya. Orang sabar menjalani sakit yang diderita serta ridho dengannya, maka sakitnya itu akan menjadi penyebab/lantaran dihapusnya dosa-dosa orang tersebut.
  2. Ditingkatkan derajatnya. Dengan adanya rasa ridho kepada ketentuan Allah, maka Allah akan meningkatkan/mengangkat derajat orang tersebut disisi-Nya. Bahkan orang-orang yang meninggal lantaran sakit dikategorikan sebagai mati syahid.
  3. Sakit adalah sebuah kesempatan yang diberikan Allah agar manusia mengingat berbagai kesalahannya, karena pada saat-saat seseorang sakit secara kejiwaan biasanya orang itu akan mengingat berbagai peristiwa yang telah dilaluinya, mengenang berbagai kesalahannya.
  4. Sakit adalah kesempatan sekaligus teguran agar manusia mensyukuri saat-saat ia sehat dan memanfaatkannya sebaik mungkin untuk melakukan kebaikan-kebaikan, sehingga ketika suatu saat ia sakit atau telah menjadi tua amal ibadah yang tidak lagi bisa dilakukan dengan sempurna tetap mengalir kepada orang itu.


Semoga kita semua menjadi orang-orang yang sabar dan ikhlas menerima dan menjalani segala ketentuan Allah Subhanahu Wataala. Aamiin.
Wallahu alam.


(sumber: ditulis ulang dari apa yang disampaikan khatib pada khutbah jumat tanggal 29 januari 2016 di Masjid Al-hidayah Kalianda, Lampung Selatan).



Tidak ada komentar: