terima kasih telah singgah di blog sederhana ini...
Ketika rosulullah dan para sahabat pengikutnya kembali dari medan
perang, banyak wanita yang berkata “coba kita ini laki-laki ya, bisa ikut jihad
dan mungkin mendapat syahid.”
Kemudian Allah menurunkan firmanNya: “jangan kalian
mengangan-angankan karunia kelebihan kedudukan yang diberikan kepada sebagian
umatnya, tapi mintalah agar diridhoi dengan karunia yang diberikan kepada
kalian….”.
Memang begitulah sudah kodratnya ada laki-laki ada
perempuan. Ada pengikut rosul yang sekali ikut berperang langsung meninggal syahid,
tapi ribuan yang lain termasuk rosulullah sendiri meninggal di pembaringan. Ada yang
meninggal karena sakit, ada yang terbunuh karena soal politik. Sosok sahabat nabi Abu Dzar
misalnya, beliau selalu ikut berjihad namun takdir ternyata memperlihatkan konon ia meninggal
dalam kesepian di padang pasir yang sunyi…
Itulah kehidupan…
Ada orang yang begitu lulus sekolah agama langsung menjadi kyai
sampai akhir hidupnya, tapi ada juga yang kemudian menyimpang dari jalurnya, banyak juga yang
bertahun-tahun bergelimang dalam kejahatan namun kemudian menjadi orang baik di
akhir-akhir masa hidupnya.
Itulah kehidupan…
Ada orang yang seumur hidup "banting tulang" di bawah terik
matahari jadi kuli buruh, ngojek di jalanan, macul di sawah ladang, mencari ikan jadi nelayan di lautan, namun seumur-umur hasilnya sekedar
cukup memenuhi kebutuhan dasar hidupnya. tapi ada orang yang sekali buka usaha
langsung melejit kaya raya. dan ada juga yang setelah bekerja keras sekian lama
akhirnya menjadi sedikit kaya…
Itulah kehidupan…
Itulah kehidupan nyata yang kusaksikan, bukan sekedar dalil
agama atau hanya dogma…
Maka benarlah Alloh dan RosulNya, "sebaik-baik manusia adalah
yang bermanfaat hidupnya…"

Tidak ada komentar:
Posting Komentar